Info Terkini
Tampilkan postingan dengan label Top Down. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Top Down. Tampilkan semua postingan

Kades Harus Menjadi Pelayan Masyarakat

Seorang kepala desa harus menjadi pelayan masyarakat dan menjalankan amanah yang diberikan masyarakat dengan baik, sehingga dapat memimpin suatu desa dengan baik. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE pada saat memberikan arahan terkait dengan pelantikan 53 Kepala Desa secara serentak yang dilangsungkan di halaman kantor Bupati Bima pada hari Senin (28/1). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Bima, Unsur FKPD, Sekda Kabupaten Bima, Para Kabag, Staf Ahli, Kepala OPD, camat, para Kepala Desa yang dilantik serta warga masyarakat.

Dengan mengemban amanah tersebut,, lanjut Bupati, seorang kepala desa dapat memberikan pelayanan prima dan keterbukaan informasi dalam proses penyelenggaraan pemerintahan khususnya terkait dengan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan di desa harus senantiasa ditonjolkan. Ini akan mendorong tumbuhnya iklim demokratisasi di kalangan masyarakat, yang pada gilirannya akan mendorong partisipasi yang lebih luas dalam seluruh bidang dan peri kehidupan masyarakat desa.

Maka dari itu kepada seluruh kepala desa yang baru saja diambil sumpah jabatan ini, agar dalam menjalankan tugas sebagai kepala desa dapat agar dapat menjalankan tugas penyelenggaraan pemerintahan desa dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab sesuai dengan fungsi dan tugas Saudara. Mengingat tuntutan serta harapan masyarakat desa untuk peningkatan pelayanan serta kesejahteraan, sejak hari ini hingga enam tahun kedepan, diamanatkan sekaligus sangat tergantung pada kinerja Saudara.

Salah satu indikator yang mempengaruhi keberhasilan menjalankan sebuah organisasi adalah adannya fungsi kepemimpinan, karena dalam organisasi terdapat mekanisme koordinasi, pengendalian, penerapan aturan, pelaksanaan tugas dan hirarki. Perpaduan semua mekanisme tersebut dapait berjalan karena adannya kepemimpinan. 

Oleh karena itu, dalam menjalankan kepemimpinannya kepala desa dituntut untuk lebih kreatif dan inovazi sebagai kepala desa, saudara mempunyai kewenangan untuk mengatur kehidupan masyarakat yang di tuangkan dalam peraturan desa. Dengan kewenangan tersebut, saudara semestinya bisa lebih kreatif untuk mewujudkan harapan masyarakat. Tunjukan kepada masyarakat dedikasi peningkatan kinerja saudara terutama dalam pelayanan.

Begitupun terkait dengan Pengelolaan Alokasi Dana Desa ( ADD), dimana ADD ini merupakan bantuan dari pemerintah Pusat untuk dapat dikelola dengan baik oleh Desa. ADD ini bertujuan untuk mewujudkan pemerintah desa yang dapat mengelola pembangunan daerah berdasarkan prioritas anggaran mereka sendiri. Hal ini sesuai dengan poin ketiga dari Agenda Pembangunan Nasional dalam Perpres No. 2 tahun 2015 tentang RPJMN 2015-2019 yaitu untuk mewujudkan Nawa Cita dengan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Pada prinsipnya pengelolaan ADD ini pada prinsipnya harus menganut prinsip akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi maupun efisiensi. Pengelolaan keuangan desa yang diberikan kepada daerah melalui Alokasi Dana Desa (ADD) pada prinsipnya tetap mengacu pada pokok pengelolaan keuangan daerah (Permendagri No. 113 Tahun 2014). Maka dari itu dengan adanya ADD ini, dihimbau kepada seluruh kepala desa yang mendapatkan ADD ini harus dapat dikelola dengan baik dana desa tersebut, sehingga melalui ADD ini pembangunan yang direncanakan di desa dapat dilaksanakan demi kemakmuran masyarakat. Ujarnya.

Dijabarkan pula bahwa tahun 2019 ini merupakan tahun politik, dimana seluruh warga masyarakat, akan melaksanakan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Pemilihan Anggota DPR RI, pemilihan Anggota Dewan baik Pusat, Provinsi/ Kabupaten / Kota Seluruh Indonesia, Pemilihan Anggota DPD. Maka dari itu dengan adanya pesta demokrasi ini diharapkan kepada seluruh kepala desa dan masyarakat agar dapat mendukung pelaksanaan pesta Demokrasi tersebut dalam rangka memilih pemimpin yang dapat menjalankan roda pemerintahan. 

Kepada kepala desa, setelah dilantik dalam rangka menjalankan roda pemerintahan, agar dapat merangkul kembali lawan politik pada Pilkades beberapa waktu yang lalu. Dengan dirangkulnya lawan politik ini dalam rangka bersama – sama mendukung pelaksanaan roda pemerintahan di desa.
Pada kesempatan ini, usai dilantik dan diambil sumpah jabatan ini, masing – masing kepala desa melakukan penadantanganan berita acara sumpah yang disaksikan oleh Bupati Bima, Kepala DPMDES Kabupaten Bima, rohaniawan. 

Adapun para Kepala Desa yang Dilantik ini, berdasarkan Lampiran SK. Bupati Bima Nomor: 188.45 / 98 / 06.16 / 2019 s/d. 188.45 / 149 / 06.16 / 2019 tanggal 25 Febuari 2019 tentang memberhentikan dengan hormat penjabat kepala desa dan mengangkat kepala desa terpilih hasil pilkades di 53 Kepala Desa serentak tahun 2019. 

Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE berharap dengan dilantiknya saudara, kedepanya seorang kepala desa agar dapat sesegera mungkin menyusun perencanaan dalam pembangunan desa, mengingat sekarang masyarakat telah menunggu gebrakan kepala desa yang baru dilantik untuk menjalankan roda pemerintahan di desa. [Humaspro]

Mari Kita Sukseskan Pelaksanaan PILKADES Serentak Tahun 2018

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri dihadapan seluruh warga masyarakat dan calon kepala desa yang melaksanakan pemilihan Kepala Desa Serentak di 53 desa yang ada di Kecamatan Se – Kabupaten Bima.  Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Bima Pada saat peninjauan pemilihan kepala desa yang berada di desa Kalampa kecamatan Woha pada hari Kamis (20/12). Turut hadir dalam kegiatan ini Kapolres Bima, Wakil Bupati Bima, Sekda, Kabag, Para Kepala OPD.

Dengan pemilihan kepala desa serentak yang dilakukan ini merupakan pesta desmokrasi yang dilakukan oleh seluruh warga masyarakat Kabupaten Bima guna memilih Kepala Desa sebagai ujung tombak pemerintah paling bawah dalam mendukung pogram kepala daerah kedepannya.

Oleh karena itu, selama pesta demokrasi yang dilaksanakan ini kepada masyarakat agar dapat mensukseskan Pilkades ini agar dapat berjalan dengan aman, lancar dan terhindar dari unsur gejolah yang dapat merusak demokrasi ini.

Selain itu, Kepada kepada unsure muspika, aparat kepolisian agar dapat mendukung pelaksanaan Pilkades dengan menjaga rasa keamanan dan kenyamanan selama pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan kepala desa.

Dengan pemilihan kepala desa ini nantinya, merupakan salah satu hal dalam rangka mendukung suksesi pelaksanaan anggota DPRD dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden sehingga dari kegiatan yang dilakukan ini kedepanya kita akan mendapatkan pemimpin yang dapat menjalankan roda pemerintahan, baik itu di tingkat Desa sampai dengan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dalam memimpin bangsa dan Negara kita.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE berharap semoga dengan adanya Pilkades ini masyarakat akan sadar betapa pentingnya seorang pemimpin dalam menjalankan roda pemerintahan demi kebutuhan warga masyarakat.

Usai melakukan peninjauan di desa Kalampa Kecamatan Woha, Bupati Bima menuju desa Cenggu, desa Renda, desa Runggu Kecamatan Belo, desa Roi, desa Ragi, desa Bre Kecamatan Palibelo, desa Timu Kecamatan Bolo dalam rangka pemantauan pemilihan kepala desa serentak tersebut. [Humaspro]

Puskesmas Ngali – Belo Akan Dilakukan Pre Surveilans Akreditasi

Puskesmas Ngali Kecamatan Belo pada hari Kamis tanggal 6 Desember tahun 2018 akan dilakukan pre Surveilans Akreditasi oleh tim surveior Komisi Akreditasi  Fasilitasi Kesehatan Tingkat  Pusat ( FKTP) tahun 2018. Sebelumnya tim Surveior FKTP  terdiri dari 3 (tiga) orang terdiri dari Drg. Mahrita,  Dr. Lili Sriwahyuni Sulistiowati, MM, serta Dr. Heri Budiwaluyo, MM ini melakukan silaturahmi dengan pemerintah daerah yang diwakili oleh Assisten Administrasi Umum Setda Bima H. Makruf, SE di aula hotel Marina Kota Bima pada hari Rabu malam (5/12). Silaturahmi tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan beserta Jajaranya selaku tim Pembina akeditasi, tim pendamping Akreditasi Kabupaten Bima, Kepala Puskesmas Ngali Kecamatan Belo beserta jajaranya.

Assisten Administrasi Umum Setda Bima H. Makruf, SE dalam pengantar mengatakan bahwa atas nama pemerintah daerah dan pribadi menyampaikan ucapan selamat datang kepada  tim Surveior FKTP yang akan menilai puskesmas Ngali kecamatan Belo sebagai target  survey sehingga seluruh pihak terkait dapat mengambil hikmah guna melakukan penataan dan perbaikan pada sektor pelayanan kesehatan.

Sebagaimana yang kita maklumi bersama bahwa arah pembangunan kesehatan Indonesia pada Rencana Program Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahap III periode 2015-2019 adalah program Indonesia sehat dengan sasaran meningkatnya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan masyarakat yang berkualitas. 

Pelayanan kesehatan di Puskesmas yang berkualitas memegang peranan penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah sebagai pelayan publik yang merupakan salah satu pilar dalam memenuhi tuntutan reformasi birokrasi.

Selanjutnya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas maka Puskesmas merupakan salah satu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) wajib terakditasi ini sesuai peraturan menteri kesehatan nomor 46 tahun 2015.

Akreditasi merupakan salah satu persyaratan kredensial sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang bekerjasama dengan BPJS, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 71 tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan Pada Jaminan Kesehatan Nasional Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014  bahwa setiap Puskesmas wajib untuk diakreditasi secara berkala paling sedikit tiga tahun sekali. Oleh karena itu dengan dilakukanya Akreditasi Puskesmas merupakan Pengakuan terhadap Puskesmas  yang diberikan oleh Lembaga Independen Penyelenggara Akreditasi yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan setelah dinilai bahwa  Puskesmas  tersebut  memenuhi standar akreditasi.

Tujuan utama akreditasi Puskesmas adalah untuk pembinaan peningkatan mutu, kinerja melalui perbaikan yang berkesinambungan terhadap sistem manajemen, sistem manajemen mutu dan sistem penyelenggaraan pelayanan dan program, serta penerapan manajemen risiko, dan bukan sekedar penilaian untuk mendapatkan sertifikat akreditasi. 
Kepada Kepala Dinas Kesehatan saya tegaskan agar terus memberikan pembinaan dan arahan hingga akhirnya semua Puskesmas yang ada di Kabupaten Bima dapat terakreditasi melalui tahapan dan ketentuan yang berlaku.

Pasca pelaksanaan akreditasi, Dinas Kesehatan menjadikan seluruh rangkaian proses akreditasi sebagai wahana pembinaan peningkatan mutu kinerja melalui perbaikan yang berkesinambungan terhadap system manajemen, system manajemen mutu dan system penyelenggaraan pelayanan klinik, serta penerapan manajemen resiko.
Bagi Puskesmas se-kabupaten Bima, akreditasi ini akan memberikan keunggulan kompetitif, menjamin Puskesmas yang berkualitas hal ini dapat ditempuh dengan meningkatkan pendidikan pada staf, meningkatkan pengelolaan resiko, meningkatkan dan membangun kerja tim antar staf serta meningkatkan reliabilitas dalam pelayanan, tertib pendokumentasian dan konsistensi dalam bekerja.

H.Makruf,SE berharap seiring momentum  Survei Akreditasi Puskesmas  menjadi media evaluasi atas segala upaya perbaikan mutu pelayanan yang selama ini telah diikhtriarkan serta apapun hasilnya menjadi motivasi peningkatan kinerja. Pada konteks ini, Pemerintah Daerah akan terus memberikan dukungan maksimal, memotivasi, dan mempelancar proses pelaksanaan akreditasi

Menurut Kepala Dinas Kesehatan KabupatenBima Dr. H.Ganis Kristanto, P dalam pengantar, dilakukanya akreditasi puskesmas ini dalam rangka proses penilaian esternal oleh komisioner Akreditasi terhadap puskesmas apakah sesuai standar akresitasi puskesmas yang ditetapkan sehingga dapat meningkatkan sistem mutu dan system pelayanan di puskesmas maupun pelayanan kesehatan primer.


Sementara itu jumlah Puskesmas yang akan di akreditasi tahun 2018 ini sebanyak 21 puskesmas yang salah satunya Puskesmas Ngali Kecamatan Belo.

Selaku kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, menghimbau kepada kepala puskesmas Ngali Kecamatan Belo beserta jajaranya dapat menyiapkan dokumen terkait dengan keberadaan puskesmas itu sendiri sehingga pada saatnya nanti tim penilai dapat menilai keberadaan puskesmas Ngali tersebut dengan melihat dari dekat keberadaan puskesmas serta melakukan sesi Tanya jawab.  Ujarnya. [Humaspro]

Wakil Bupati : Pembinaan Ini Upaya Tingkatkan Disiplin ASN Yang Memiliki Etos Yang Tinggi

Pada pembinaan terhadap peningkatan professional pada jajaran Dikbudpora, kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh Wakil Bupati Bima Dahlan M. Noer untuk menyampaikan beberapa hal, dimana dalam rangka peningkatan kapasitas Sumber Daya Aparatur serta peningkatan kinerja instansi pemerintah di bidang pendidikan sebagai upaya meningkatkan disiplin aparatur yang memiliki etos kerja yang tinggi, bermental baik, berwibawa, berdaya guna berhasil guna, berkualitas dan memiliki kesadaran tinggi terhadap tugas dan tanggungjawabnya sebagai Aparatur Sipil Negara pada lingkup Dinas Dikbudpora ini diperlukan mutu pendidikan sebagai wadah guna mewujudkan generasi yang cerdas.

Oleh karena itu, dalam rangka peningkatan disiplin pegawai khususnya yang berada pada jajaran Dinas Dikbudpora ini, kedisiplinan pegawai merupakan kepatuhan dan ketaatan Pegawai Negeri Sipil dalam melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya. Pegawai Negeri Sipil sebagai aparatur pemerintah sudah seharusnya mempunyai tanggung jawab dan kedisiplinan yang tinggi untuk melaksanakan tugas dan kewajiban sesuai dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia yang mengatur Pegawai Negeri Sipil Selain menjalankan tugas utamanya dalam rangka peningkatan mutu pendidikan.  
    
Untuk itu, setiap instansi pemerintah perlu mengembangkan budaya kerja di lingkungannya masing-masing. Perubahan pola pikir dan peningkatan budaya kerja pada dasarnya merupakan inti dari reformasi birokrasi. SDM aparatur negara harus mendahulukan kewajiban daripada hak, mengutamakan peran bukan wewenang serta untuk melayani, bukan untuk dilayani.

Terkait dengan mutu pendidikan, dimana Pendidikan merupakan upaya yang terencana dalam proses pembimbingan dan pembelajaran bagi individu agar berkembang dan tumbuh menjadi generasi yang mandiri, bertanggungjawab, kreatif, berilmu, sehat, dan berakhlak mulia baik dilihat dari aspek jasmani maupun ruhani.
Ketersediaan SDM khusus di jajaran Dikbudpora ndan Dunia Kependidikan yang berkarakter ini merupakan kebutuhan yang amat vital. Ini dilakukan untuk mempersiapkan tantangan global dan daya saing bangsa. Memang tidak mudah untuk menghasilkan SDM yang tertuang dalam UU tersebut. Persoalannya adalah hingga saat ini SDM Indonesia masih belum mencerminkan cita-cita pendidikan yang diharapkan.

Begitupun dengan kehadiran program inovasi  merupakan program kemitraan pendidikan antara pemerintah Indonesia-Australia. Program ini difokuskan untuk meningkatkan mutu pembelajaran pada bidang literasi, numerasi dan inklusif di jenjang pendidikan dasar. Dengan adaya program ini dalam rangka memberikan metodepembelajaran yang baik oleh guru terhadap para murid / siswanya sehingga pada akhirnya dapat menerima pembelajaran tersebut dengan cepat an dapat diterima dengan akal sehat dari pelajaran yang diberikan oleh para gurunya. 

Hal yang sama disampaikan oleh Sekda Kabupaten Bima Drs. HM.Taufik HAK, M.Si bahwasanya selain memberikan kedisplinan dan tupoksi seorang ASN yang berada di jajaran Dikbudpora  dan kepala sekolah, seorang pemimpin harus mempunyai manajemen pemimpin dalam rangka memanfatkan potensi yang ada dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan.

Seorang pemimpin harus mempunyai fungsi  perencanaan, fungsi Perorganisasian, fungsi koordinas, fungsi motivasi, fungsi komunikatif, fungsi inovasi, fungsi evaluasi dan pelaporan. Dengan adanya fungsi tersebut maka kedepan seorang pemimpin dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya dalam rangka menjalankan roda pemerintahan khususnya di jajaran dunia pendidikan.

Dahlan M. Noer berharap  melalui pembinaan dan peningkatan Disipin pegawai ini, kedepanya dapat dijadikan sebagai nafas bagi setiap aparatur negara dalam menjalankan tugas dan fungsinya, dengan ukuran-ukuran yang jelas sebagai parameter penilaian dengan indikator-indikator yang ditetapkan, secara konsisten  dalam hal ini, diperlukan pengawasan yang tidak saja dari atasan langsung. [Humaspro]

Bupati Bima : Seorang Kepala Sekolah Harus Jalankan Tupoksi Secara Profesional

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE pada saat memberikan pembinaan tentang Tugas pokok dan Fungsinya secara professional dan peningkatan Disiplin Aparatur Jajaran Dikbudpora Kabupaten Bima tahun 2018 pada hari Selasa (4/12) di aula SMKN 3 Kota Bima. 

Dihadapan Wakil Bupati Bima, Kepala BKD dan Diklat kabupaten Bima, Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima Beserta Jajarannya;Para Pejabat Eselon III dan IV Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, Kepala UPT. Dinas Dikbudpora Kecamatan Se – Kabupaten Bima, Pengawas TK / SD Kecamatan, Para Kepala Sekolah dan Guru Se – Kabupaten Bima, Ia (bupati – red) mengatakan bahwa Penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas sangat terkait erat dengan keberhasilan peningkatan kompetensi dan profesionalisme Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) tanpa mengabaikan faktor-faktor lainnya seperti sarana dan prasarana serta pembiayaan. Kepala sekolah merupakan salah satu Pendidik dan Tenaga Kependidikn  yang posisinya memegang peran sangat signifikan dan strategis dalam meningkatkan profesionalisme guru dan mutu pendidikan di sekolah.

Keberhasilan sebuah lembaga pendidikan sangat ditentukan oleh peran kepemimpinan kepala sekolah. Karena kepala sekolah sebagai pemimpin di lembaganya, maka kepala sekolah harus mampu membawa lembaga ke arah tercapainya tujuan yang telah di tentukan. 
Kepala sekolah harus mampu melihat adanya perubahan terhadap regulasi pendidikan dan kehidupan globalisasi.

Kepemimpinan kepala sekolah sangat menunjang akan tercapainya pengelolaan sekolah yang efektif dan efisien. Untuk menciptakan sekolah yang efektif dan efisien, kepala sekolah sebagai manajer pendidikan di tingkatan sekolah dan ujung tombak utama dalam mengelola pendidikan diharapkan mampu memegang tugas dan bertanggung jawab memegang peran aktif dalam memajukan sekolah / lembaga pendidikan.

Pada kesempatan ini juga saya menyampaikan bahwa tahun 2018 ini merupakan tahun politik, dimana seluruh warga Negara Indonesia tanpa terkecuali jajaran dunia pendidikan, akan melaksanakan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Pemilihan Anggota Legislatif dan Pemilihan Kepala Desa, Maka dari itu selaku kepala daerah saya mengharapkan kepada seluruh kepala sekolah dan jajaran Dunia Pendidikan lainnya agar jangan masuk kedalam tim sukses Pilkades, hal ini dikarenakan apabila nantinya ditemukan seorang kepala sekolah masuk kedalam salah satu tim sukses maka akan mengancam jabatan yang diemban, karena saya bersama wakil Bupati Bimaakan mengambil tindak keras terhadap kepala sekolah yang melanggar. Oleh karena itu jalanilah tugas pokok dan fungsiya dalam rangka membangun sekolah yang dipimpin kearah yang lebih baik terutama peningkatan mutu pendidikan sekaligus dalam rangka menciptakan generasi yang berkualitas.

Begitu pula terkait dengan tugas seorang Unit Penunjang Dinas, dimana selain sebagai Pengawasan Pelaksanaan Pendidikan serta melaksanakan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan Program Pendidikan. Seorang kepala UPT juga harus sering turun kelapangan dalam rangka mengecek keberadaan sekolah – sekolah, dimana apabila ditemukan sekolah yang rusak maka seorang kepala UPT dapat melaporkan kepada jajaran Dinas Pendidikan sehingga dari laporan yang diberikan tersebut, maka Dinas Pendidikan dalam hal ini Dikbudporaakan memberikan bantuan perbaikan sarana dan prasarana pembangunan demi terwujudnya peningkatan dunia pendidikan. Ujarnya.

Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE berharap semoga dengan adanya pembinaan seperti ini kedepanya para Kepala Sekolah, Guru, Pengawas yang tergabung dalam dunia pendidikan dapat memberikan pelayanan mutu pendidikan bagi para siswa / siswi maupun generasi yang mengenyam dunia pendidikan demi kebutuhan mereka kelak.

Menurut Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima H.Makruf, SE dalam pengantar, bahwa jumlah peserta yang mengikuti pembinaan ini berjumlah 300 orang pendidik terdiri dari pejabat eselon III dan IV pada Dikbudpora sebanyak 20 Orang, Pegawai lingkup Dinas Dikbudpora sebanyak 94 orang, Kepala UPT. Dikbudpora kecamatan Se – Kabupaten Bima sebanyak 18 orang, Pengawa TK / Sd sebanyak 18 orang serta Kepala SMP Se – Kabupaten Bima sebanyak 150 orang.

Dengan adanya pembinaan ini dalam rangka menghimbau kepada kepala sekolah dan guru sebagai pendidik yang dituntut untuk lebih  fokus meningkatkan mutu peserta didik dan sekolah, juga menekankan pada peranannya sebagai pemimpin yakni mendefinisikan visi-misi, dan tujuan sekolah yang mampu memenuhi tuntutan atau kebutuhan masyarakat, serta mengembangkan strategi–strategi yang tepat untuk mencapai visi dan tujuan sekolah tersebut. [Humaspro]

Kecamatan Bolo Tempat Pencanangan BBGRM Ke XV dan HKG PKK Ke – 46 Tingkat Kabupaten Bima

Kecamatan Bolo dijadikan sebagai tempat Pencanangan BBGRM Ke – XV dan HKG PKK Ke – 46 tingkat Kabupaten Bima. Kegiatan pencanangan ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Bima, Unsur FKPD Kabupaten Bima, Para Assisten, Kabag, Staf Ahli Setda Bima, Kepala OPD, Ketua TP. PKK Kabupaten Bima, Camat, Kepala Desa, Ibu Ketua TP. PKK Kecamatan dan Desa serta warga masyarakat kecamatan Bolo dan sekitarnya.

Kegiatan pencanangan ini dilaksanakan di paruga NaE kecamatan Bolo Pada hari Senin (3/12).

Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE mengatakan bahwa Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat  Ke XV dan Hari Kesatuan Gerak  PKK Ke – 46 tahun 2018 tingkat Kabupaten Bima pada hari ini, merupakan saat yang istimewa yang mengiringgi perjalanan kita sebagai sebuah daerah yang sedang giat – giatnya membangun Dou Labo Dana Mbojo Yang Kita Cintai ini. Betapa tidak pada kesempatan ini saya bersama bapak Wakil Bupati Bima Dahlan M.Noer  hadir untuk kembali mengajak dan membangkitkan semangat gotong royong  ditengah – tengah masyarakat kita, hal ini dikarenakan bahwa pembangunan tidak akan berlangsung tanpa adanya dukungan dan partisipasi serta komunikasi yang dibangun melalui silaturahmi. 

Momentum Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) merupakan wahana komunikasi dalam bentuk silaturahmi ini sangat tepat untuk kembali merekatkan tali silaturahmi dan hubungan kekeluargaan baik antara sesama jajaran pemerintah daerah maupun dengan masyarakat diseluruh pelosok kecamatan dan desa. 

BBGRM yang dilaksanakan setiap tahun, disamping ditujukan merekatkan tali silaturahmi, juga memiliki misi penting untuk melakukan sosialisasi program pembangunan yang tertuang dalam APBD Kabupaten Bima, dan menyerap aspirasi dan harapan – harapan masyarakat terkait dengan pemenuhan hajat hidup masyarakat sebagai warga Negara.

Aspirasi dan harapan masyarakat yang ditampung tersebut sejatinya menjadi masukan yang amat berharga bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan sebagai wujud pelaksanaan amanah yang ada di pundak saya bersama bapak Wakil Bupati Bima dalam mengayomi dan melayani masyarakat kita.  Disamping itu, pelaksanaan BBGRM telah mendorong berbagai SKPD dan stakeholder lainnya untuk secara bersama – sama, terpadu dan sinergi melaksanakan berbagai program pembangunan di pedesaan demi mendorong tercapainnya hasil yang lebih baik.

Begitu pula terkait dengan pengalokasian ADD, dimana kepada para kepala desa dan unsur – unsurnya agar dapat mengelola ADD tersebut sesuai dengan peruntukanya, jal ini dikarenakan dengan adanya ADD ini, semua program pembangunan yang akan dilaksanakan di desa dapat dilaksanakan demi mewujudkan kesejahteran masyarakat.

Pada bulan ini, tepatnya tanggal 20 Desember tahun 2018 ini, kita akan melaksanakan pemilihan kepala desa serentak di 191 desa yang berada di 18 kecamatan. Oleh karena itu kepada panitia, calona kepala desa dan masyarakat agar dapat mendukung pelaksanaan kepala desa dengan tertiba dan aman, sehingga dari hasil Pilakdes ini nantinya kita akan dapat memilih kepala desa untuk memimpin desanya, karena keberadaan seorang kepala desa ini merupakan ujung tombak pemerintah yang paling bawah dalam rangka mendukung program pemerintah daerah. Hal yang sama saya sampaikan kepada aparat kepolisian agar dapat menempatkan para personilnya di setiap tempat pelaksanaan pemilihan Kepala desa, sehingga dengan adanya pengawalan dari aparat kepolisian dalam rangka menjaga agar pelaksanaan Pilkades dapat berjalan lancar dan sukses.

Pada kesempatan ini saya menghimbau kepada seluruh kepala OPD, dimana dipenghujung tahun 2018 ini kita harus menyelesaikan tugas maupun program yang belum dilaksanakan, karena kita tidak ini para kepala OPD tidak menyelesikan program kegiatan yang dilaksanakan di dinas dimana suadara memimpin, sehingga pada tahun 2019 nanti sudah tidak ada lagi kegiatan yang belum dilaksanakan pada tahun 2018, untuk itu pekerjaan yang dilaksanakan harus tepat waktu.

Pun dengan peringatan HKG PKK Ke – 46 tingkat Kabupaten Bima ini, seperti kita ketahui bersama bahwa Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai pembangun  masyarakat yang tumbuh dari, oleh dan untuk masyarakat, Selama ini telah diakui keberadaannya di dalam masyarakat, yang sejalan dengan visi gerakan PKK, yaitu terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju dan mandiri, keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan.  Dari visi tersebut, dijabarkan dalam 10 (sepuluh) Program Pokok PKK, yakni ;penghayatan dan pengamalan pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan ketrampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi dan kelestarian lingkungan hidup, yang telah dilaksanakan dengan baik di semua tingkatan wilayah sampai pada tingkatan Rumah Tangga  melalui kelompok dasa wisma.

Bupati Bima berharap, melalui momentum  ini diharapkan agar masyarakat dapat meningkatkan kemampuan, kesadaran, dan tanggung jawab terhadap hasil – hasil pembangunan, terlebih lagi saat ini sedang giat – giatnya mewujudkan Kabupaten Bima yang maju, mandiri dan bermartabat yang berdasarkan nilai maja labo dahu yang religius.

Menurut Kepala DPMDES Kabupaten Bima Sirajuddin Andi Parani, MM dalam pengantar, maksud dilaksanakan kegiatan BBGRM Ke – XV dan HKG PKK Ke – 46 tingkat kabupaten Bima ini yaitu  untuk meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat berdasarkan kebersamaan, kekeluargaan, kegotongroyongan dan keswadayaan masyarakat menuju pada penguatan integrasi sosial melalui kegiatan gotong royong masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan serta pemeliharaan hasil-hasil pembangunan.

Maka dari itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat mendukung pelaksanaan kegiatan ini, karena tanpa dukungan dari masyarakat maka program kegiatan BBGRM dan HKG PKK tidak dapat berjalan sesuai yang direncanakan. Imbuhnya

Sebagai bentuk dari pencanangan kegiatan BBGRM Ke – XV dan HKG PKK Ke – 46 tingkat Kabupaten Bima ini Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE yang didampingi oleh Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Bima, Kepala DPMDES, ketua TP. PKK Kabupaten Bima. [Humaspro]

Bupati Serahkan Secara Simbolis Bantuan Hibah Kepada Kelompok Nelayan

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE pada momentum hari IKan Nasional ke – V tingkat Kabupaten Bima menyerahkan bantuan kepada kelompok nelayan penerima bantuan yang secara simbolis diterima oleh Kelompok Garisi atas nama bapak Abdul Hamid desa Bugis Kecamatan Sape berupa 1 (satu) unit Mesin Perahu 23 PK, Kelompok Udang Faname atas nama bapak Yusran desa Laju kecamatan Langgudu berupa 4 Pcs Jaring Gilnet 2,5 Inchi, kelompok So Sofa yang beralamat di desa Talabiu Kecamatan Woha atas nama Edi berupa 1 (satu) unit mesin pompa Air 5,5 PK, kelompok So Redi desa Kalajena Kecamatan Wera atas nama Gunawan berupa 5 (lima) gulung alat pancing, kelompok Abua Ade desa Belo kecamatan Palibelo atas nama Kalisom berupa 1 (satu) unit termos, Kelompok Sejuta Harapan desa Nipa Kecamatan Ambalawi atas nama Nasrulah berupa 5 (lima) Pcs Pukat Tasi 2,5 Inci, kelompok Jangkar Mas desa Sandue Kecamatan Sanggar atas nama Saihul berupa 2 (dua) unit Cool Box, kelompok Bina Bersama desa Darusalam Kecamatan Bolo atas nama Ibrahim berupa 5 (lima) Pcs Tramel Net, kelompok Koperasi Nusa Lariti desa Soro kecamatan Lambu atas nama M.Saleh berupa 1 (satu) unit Kendaraan Roda Tiga, Kelompok Pengupul Ikan desa Kananta Kecamatan Soromandi atas nama Inda Listiawati berupa Waring 2 Pcs, Kelompok Laut Selat desa Rasabou Kecamatan Tambora atas nama Ode berupa 5 (lima) unit Life Jaket serta kelompok Bina Baru dea Wilamaci Kecamatan Monta atas nama Junaidin berupa 1 (satu) unit Mesin Ketinting 5,5 PK.

Selanjutnya pemberian asuransi nelayan ( laim asuransi) tahun 2018  yang  diberikan kepada nelayan Abdul Wahab dan diterima oleh ahli waris Rohana desa Soro Kecamatan Lambu berupa jenis klaim Santunan Kematian sebesar 20 juta,    Nelayan A.Majid  dan diterima oleh ahli waris Nurbaya desa Rompo Kecamatan Langgudu berupa jenis klaim Santunan Kematian sebesar 20 juta,   Nelayan Sirajudin  dan diterima oleh ahli waris Roslina  desa Boro  Kecamatan Sanggar berupa jenis klaim Santunan Kematian sebesar 160 juta,. Bantuan ini langsung masuk kedalam nomor rekening masing – masing ahli waris. 

Disamping itu juga diberikan bantuan berupa jenis paket Alat Penangkapan Ikan berupa  1 (satu) unit Jaring Gillnet Milenium 4 Inch 500 meter yang diterima oleh KUD Mutiara Langgudu berupa 3 (tiga) unit kapal, Koperasi Takapase  Sanggar berupa 2 (dua) unit kapal serta KUD Harapan Sape berupa 3 (tiga) unit Kapal.

Bantuan ini langsung diserahkan oleh Bupati Bima Hj. Indah DHamayanti Putri, SE didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Dandim 1608 Bima, Para Assisten, Kabag, Staf Ahli  serta para kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima  kepada para penerima bantuan. [Humaspro]

Ikan Memiliki Sumber Protein Dan Omega 3

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri pada saat kegiatan Hari Ikan Nasional tingkat Kabupaten Bima yang dilangsungkan di halaman kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima pada hari Minggu (2/12).

Dihadapan Ketua DPRD Kabupaten Bima, Dandim 1608 Bima, Para Assisten, Kabag, Staf Ahli BUpati Bima, Kepala OPD Lingkup Setda Bima, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima beserta jajaranya serta para penerima bantuan
Ia ( Dinda – Red) mengatakan bahwa dengan diperingatinya hari Ikan Nasional tingkat Kabupaten Bima ke – V ini, dalam rangka mengajak kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Bima untuk mengkonsumsi ikan dalam kehidupan sehari – harinya.

Hal ini dikarenakan keberadaan Ikan merupakan  bahan pangan dan sumber protein memiliki keunggulan antara lain; kandungan Omega 3 tinggi sangat baik untuk perkembangan mata, otak dan jaringan syaraf, komposisi asam amino lengkap dan mudah dicerna serta diserap tubuh, keragaman ikan yang tinggi  dari  jenis, bentuk, warna, rasa dan ukuran sehingga dapat diolah lebih lanjut menjadi berbagai macam produk olahan, keragaman harga yang dapat memenuhi semua segmen kelas ekonomi.

Keberadaan Ikan  juga selain sebagai sumber protein juga dapat berperan mendukung Gerakan Peningkatan Gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan remaja usia produktif dan ibu hamil dalam kerangka strategi percepatan perbaikan gizi masyarakat. Peningkatan konsumsi ikan nasional sangat penting dalam rangka meningkatkan produktivitas industri dan mewujudkan kemandirian ekonomi bangsa.

Oleh karenanya dengan adanya kegiatan seperti ini, keberadaan ikan ini salah satu komoditi bahari bergizi tnggi dapat memberikan menafaat positif bagi kecerdasan serta meningkatkan kesejahteraan dan derajat ekonomi masyarakat.

Begitupula terkait dengan bantuan hibah sarana dan prasarana perikanan kepada kelompok nelayan yang ada di Kabupaten Bima, bantuan yang diberikan ini memiliki konsekuensi terhadap peningkatan kualitas bagi kehidupan masyarakat khussunya nelayan yang ada di Kabupaten Bima, sehingga bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara baik serta tepat sasaran.

Bupati Bima berharap dengan adanya hari ikan ini dalam rangka mengajak kepada warga masyarakat terutama kepada generasi kita agar dapat mengkonsumsi ikan sehingga dari konsumsi ikan akan mendapatkan peningkatan kecerdasannya karena dalam kandungan omega 3 memliki kandungan protein yang cukup tinggi.

Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Ir. Hj.Nurma, M.Si dalam pengantar, rangkaian peringatan hari Ikan Nasional yang ke – 5 tingkat Kabupaten Bima ini, merupakan wujud rasa sukur kami selaku kepala Dinas Kelauta nda Perikanan beserta jajaranya, TP. PKK dan stakeholder pembangunan di bidang Kelautan dan Perikanan dimana ikan sudah masuk sebagai komoditi tanaman pangan yang strategis disamping sumber pangan lainnya.

Sementara itu tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini dalam rangka mengajak dan mengingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa bangsa Indonesia memiliki sumber perikanan yang melimpah yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan, kecerdasan bangsa.

Kegiatan hari ikan nasional tingkat Kabupaten Bima ini juga dirangkaikan dengan penyerahan sarana perikanan yang dihibahkan kepada nelayan yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Bima sebesar Rp. 6.709.313.000 yang di hibahkan kepada 321 kelompok atau sebanyak 1.725 orang nelayan.

Kepada 321 orang petani tambak sebanyak 35 kelompok yang tersebar di desa Sumi, desa Pandai dan desa Daru serta 36 kelompok budidaya atau sebanyak 235 orang pembudidaya. Ujarnya. [Humaspro]